Pengertian TV Analog dan Perbedaannya Dengan TV Digital

sc:pexels

gawoh.com – Pemerintah sedang melakukan analog switch off dan beralih ke TV Digital, apasih TV Analog dan apa perbedaannya dengan TV Digital?

Seperti yang kita ketahui bahwa pemerintah pada 30 April 2022 melakukan analog switch off tahap 1, dan mematikan seluruh siaran TV Analog dan beralih ke TV Digital. Untuk ASO Tahap 1 rencananya ada 166 Kabupaten/Kota yang dimatikan siaran TV Analognya.

Tapi Pelaksanaannya dilakukan secara bertahap dan dimulai dari 3 wilayah siaran yang mencakup 8 Kabupaten/Kota, yaitu Riau, Nusa Tenggara Timur, Papua dan sisa wilayah lainnya akan menyusul secara bertahap.

TV Analog Sendiri adalah siaran televisi yang dipancarkan dengan menggunakan variasi voltase dan frekuensi dari sinyal. Sistem yang dipergunakan oleh siaran televisi analog adalah NTSC, PAL, dan SECAM.

Perbedaan TV Analog dengan TV Digital yaitu :

1. Bentuk

TV Analog identik dengan TV Tabung yang besar, tapi banyak juga TV Layar datar yang masih menangkap siaran analog, biasanya TV Layar datar produksi lama.

TV Analog membutuhkan bantuan set top box agar bisa menangkap siaran digital. sedangkan Smart tv biasanya adalah TV Digital yang ada pilihan DTV saat pencarian saluran. Ciri Utama TV digital di indonesia yaitu memiliki sistem pemancar DVB-T/T2.

2. Sinyal

TV Analog adalah TV yang terbatas menerima sinyal antena UHF yang masih berbentuk analog. sinyal ini sering mengalami gangguan, distorsi, dan noise. sementara itu TV Digital dapat memproses baik dari sinyal digital maupun analog.

3. Pemancar TV

TV Analog bergantung pada jarak stasiun pemancar televisi. semakin jauh jarak stasiun dengan antena penangkap maka semakin lemah sinyal yang ditangkap dan akan membuat gambar menjadi buram, berbayang. sementara untuk TV Digital tidak bergantung pada jarak stasiun pemancar.

4. Fitur

TV Analog tidak memiliki fitur canggih apa pun, sedangkan TV Digital memiliki layanan interaktif dan jadwal acara yang telah dan akan ditayangkan.

5. Kualitas gambar

TV Analog memiliki ukuran terbatas dan kualitas visual yang standar. Hal ini karena terbatasnya bandwidth yang dimiliki sehingga berdampak pada kualitas gambar dan suara yang tidak bisa di tingkatkan lagi.

sementara untuk TV Digital memiliki gambar lebih jernih dan bandwidth yang luas. TV digital juga didukung format siaran 16:9 yang memberikan gambar kualitas yang tinggi mulai dari High Definition hingga sampai 4k.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *