Tim SAR gabungan di Kabupaten Lampung Selatan masih melanjutkan pencarian terhadap Ajudin (60), warga Desa Ruguk, Kecamatan Ketapang, yang dilaporkan hilang di Sungai Dusun Taman Harum, Desa Ruguk, pada Selasa (17/2). Korban diketahui hilang saat menyeberang sungai sepulang dari kebun.
Kepala Pos SAR Bakauheni Rezie Kuswara menjelaskan bahwa tim melakukan penyisiran darat dari titik kendaraan korban ditemukan hingga menyusuri arah timur menuju hilir sungai. “Saat ini kami melakukan penyisiran dengan berjalan kaki dari lokasi tempat ditemukan kendaraan korban menuju arah timur menuju hilir sungai sejauh tiga kilometer,” kata dia pada Rabu (18/2/2026).
Ia menambahkan bahwa cuaca masih menjadi tantangan utama dalam operasi SAR tersebut. Selain itu, tim tidak menggunakan kapal RB karena kondisi sungai yang dangkal dan demi menjaga keselamatan personel. “Pencarian tidak menggunakan kapal RB dikarenakan kondisi sungai yang dangkal, dengan mengedepankan faktor safety serta memperhatikan cuaca di area pencarian,” ucapnya.
Berbagai metode pencarian dilakukan dan koordinasi intensif dijalankan untuk mengantisipasi perubahan cuaca. “Koordinasi antar-SRU menggunakan HT dan HP dilakukan secara intens guna mengantisipasi hujan atau banjir dari hulu sungai,” ujarnya.
Dalam operasi ini, sebanyak 30 orang terlibat dari berbagai instansi di Lampung Selatan. Rincian personel terdiri dari unsur SAR, kepolisian, BPBD, dan unsur desa setempat. “Pos SAR Bakauheni 12 orang, Polairud Polda Lampung dua, Polairud Polres Lampung Selatan dua, BPBD enam, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan lima, Satpol PP satu, Babinsa Desa Ruguk satu, Bhabinkamtibmas Desa Ruguk satu, Aparat Desa Ruguk, serta keluarga dan masyarakat sekitar,” katanya.






