Scrool Untuk Membaca
BeritaKesehatan

BUMN Sumbang 75 Ribu Vaksin Untuk Penyandang Disabilitas

655
×

BUMN Sumbang 75 Ribu Vaksin Untuk Penyandang Disabilitas

Sebarkan artikel ini
Gambar Hanya Dekorasi (Sumber: Google)

gawoh.com – Yayasan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Indonesia atau Yayasan BUMN untuk Indonesia telah mendonasikan 75 ribu dosis vaksin Sinopharm COVID-19 yang akan digunakan sebagai booster vaksinasi bagi penyandang disabilitas.

Hibah vaksin akan dikucurkan Kementerian Kesehatan ke enam provinsi yaitu Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, dan Bali, kata Staf Khusus Presiden Angkie Yudistia saat menghadiri acara serah terima vaksin di Jakarta, Senin.

“Ini adalah momen yang dinanti-nantikan para penyandang disabilitas karena akhirnya mereka bisa mendapatkan vaksinasi booster,” katanya, pada siaran pers.

Penyandang disabilitas di enam provinsi tersebut menerima dosis COVID-19 pertama dan kedua pada periode Agustus hingga Oktober 2021, katanya.

Penyandang disabilitas merupakan bagian dari kelompok yang rentan terpapar virus, sehingga pemerintah terus memenuhi kebutuhan vaksin di antara mereka, ungkapnya.

“Kami ingin penyandang disabilitas memiliki imunitas yang baik, apalagi di tengah tingginya penularan COVID-19 saat ini,” kata staf khusus tersebut.

Dia kemudian memuji yayasan dan kementerian yang bekerja keras untuk memastikan ketersediaan vaksin untuk kelompok tersebut.

“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Yayasan BUMN Indonesia dan Kementerian Kesehatan yang telah mempercayakan saya untuk melakukan koordinasi lintas sektor (dalam upaya vaksinasi),” tambahnya.

Wakil Menteri BUMN Pahala Nugraha Mansury mengatakan tren penularan COVID-19 yang meningkat saat ini menjadi perhatian utama pemerintah. Oleh karena itu, Yayasan BUMN berkomitmen untuk menyukseskan program vaksinasi pemerintah.

Selain memberikan vaksin COVID-19, dia mengatakan kementeriannya akan memberikan pelatihan kepada penyandang disabilitas agar mereka dapat memperoleh keterampilan yang dibutuhkan untuk mendapatkan pekerjaan.

“Saya mencatat 8,5 persen penduduk Indonesia adalah penyandang disabilitas. Selain itu, kami juga memiliki program usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) bagi penyandang disabilitas, sehingga mereka dapat mengembangkan usahanya sendiri, sehingga mereka bisa mandiri, ” Kata Pahala Nugraha.

Pemerintah Indonesia mulai mempercepat vaksinasi COVID-19 untuk penyandang disabilitas yang tinggal di daerah dengan risiko penularan tinggi.

Sebelumnya, Indonesia telah menerima hibah 450 ribu dosis vaksin Sinopharm COVID-19 dari Uni Emirat Arab. Vaksin tersebut diberikan kepada penyandang disabilitas di wilayah Jawa dan Bali pada Agustus 2021.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kesehatan

Filter vacuum cleaner adalah salah satu komponen yang sangat penting dalam menjaga kualitas udara di rumah Anda. Terlepas dari merek vacuum cleaner yang Anda miliki, merawat filter dengan baik akan…

Berita

Dalam era digital ini, mencari informasi seputaran lowongan kerja telah menjadi lebih mudah berkat kemajuan teknologi. Bagi para pencari kerja di Aceh, mendapatkan info loker di Aceh dapat dilakukan dengan…