Scrool Untuk Membaca
BeritaPolitik

Mahfud Md Mengatakan Koruptor Tidak Takut Dipenjara

1228
×

Mahfud Md Mengatakan Koruptor Tidak Takut Dipenjara

Sebarkan artikel ini
Mahfud MD - Menko Polhukam (sc:google)

gawoh.com – Menko Polhukam Mahfud Md mengatakan bahwa koruptor tidak takut dipenjara, melainkan hanya takut kemiskinan. Menko Polhukam mengatakan hal tersebut disebabkan karena para koruptor tidak masalah dipenjara asalkan keluarga mereka masih bisa menikmati aset hasil korupsi yang disembunyikan.
“Yang ditakuti koruptor itu sebenarnya bukan penjara, tapi kemiskinan. Seolah-olah penjara tidak menjadi masalah bagi mereka asal kan dompetnya masih tebal, anak-istri masih hidup enak, masih bisa jalan-jalan ke luar negeri karena aset hasil korupsi masih bisa disembunyikan untuk kemudian digunakan,” kata Mahfud dalam webinar ‘Kick-off G20’ di channel YouTube KPK pada Jumat 4 Maret.

Mahfud juga menyebut kalau suatu negara bisa bebas dari korupsi jika negara tersebut bisa berjalan dengan demokratis. Hal ini, katanya, tentu menjadi perhatian besar untuk pemerintah.

“Jika negara berjalan demokratis, maka korupsi bisa dieliminir. Jika negara ingin bersih dari korupsi, maka jalankan demokrasinya dengan baik sehingga kontrol terhadap korupsi akan berjalan baik pula. Hal ini perlu menjadi perhatian utama dalam membangun pemerintahan yang baik dan bersih,” Tutur Mahfud.

Namun, Mahfud mengatakan bahwa berdasarkan salah satu hasil penelitian mantan wartawan di Australia, korupsi di Indonesia susah dibersihkan. Dia mengatakan hal itu disebabkan karena adanya praktik demokrasi yang salah.

“Sebab, berdasarkan hasil penelitian di sebuah disertasi yang ditulis oleh mantan wartawan kita di Australia yang menyebutkan bahwa di Indonesia aneh. Anehnya apa? Indonesia itu melakukan reformasi, melakukan demokratisasi, membangun demokrasi agar korupsi bersih, karena di negara-negara lain kalau demokrasi bagus, maka korupsinya bisa dibersihkan,” Kata Menko Polhukam.

“Tetapi katanya hasil penelitian itu di Indonesia justru sejak demokratisasi malah korupsinya bertambah. Apakah demokrasinya yang salah? Tidak, berarti praktik demokrasinya yang salah dan kalau sudah bicara praktik demokrasi salah,” Tambahnya Lagi.

Selanjutnya Mahfud MD mengatakan bahwa masyarakat tidak hanya bisa mengandalkan KPK ataupun lembaga lain. Karena itu, dia mengajak seluruh elemen Bekerja Bersama sama memberantas korupsi.

“Kita tidak bisa bertumpu pada satu institusi pada eksekutif saja, legislatif saja, LSM saja, KPK saja tidak bisa. Nah Saudara sekalian saya sebagai Menko Polhukam tidak henti-hentinya mengingatkan kepada seluruh aparat penegak hukum untuk selalu bersinergi dalam penegakan hukum,” Kata Mahfud

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Dalam era digital ini, mencari informasi seputaran lowongan kerja telah menjadi lebih mudah berkat kemajuan teknologi. Bagi para pencari kerja di Aceh, mendapatkan info loker di Aceh dapat dilakukan dengan…

Berita

Gawoh.com – Jakarta, 24 November 2023 – Malam ini, Jakarta International Stadium menjadi saksi ketegangan antara dua kekuatan besar sepak bola junior, Brasil dan Argentina, dalam pertandingan perempatfinal Piala Dunia…

Berita

gawoh.com – Logo resmi untuk Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) Whoosh telah resmi diungkap dan kini terpampang megah di sisi gerbong kereta cepat pertama di Asia Tenggara. Acara peresmian yang berlangsung…

Berita

gawoh.com – Kehadiran Cristiano Ronaldo telah membawa angin segar bagi Liga Arab Saudi. Kabar ini terungkap dari pernyataan salah seorang pejabat baru-baru ini dalam Saudi Pro League. Ronaldo, seorang ikon…