Motor Listrik Buatan Kudus Polytron Evo Mulai Dipasarkan

gawoh.com – Motor listrik Buatan kudus, Polytron Evo yang dibuat oleh PT HIT( Hartono Istana Teknologi), Kabupaten Kudus, Jateng, mulai dilepas ke pasaran dengan harga Rp 28 juta per unit.

Merangkum dari bermacam sumber, motor listrik buatan Kudus itu diklaim memiliki beberapa kelebihan dibanding sepeda motor konvensional maupun bahan bakar.

Beberapa kelebihannya itu antara lain ramah lingkungan lantaran bebas emisi, lebih irit, serta pengeluaran pemeliharaannya rendah.

Terlebih lagi, biaya perawatan sepeda motor listrik Polytron Evo ini hampir tidak ada. Walau begitu, pemilik motor ini butuh melaksanakan pengecekan secara teratur untuk kondisi baut, rem, serta komponen yang lain.

Kecepatan Motor Listrik Polytron Evo

Sementara itu untuk kecepatannya, Polytron Evo ini mempunyai 3 pengaturan. Setelnya melalui tombol. Pengaturan awal yakni kecepatan 30 kilometer per jam, kemudian 45 kilometer per jam, dan pengaturan ketiga bisa mencapai 60 kilometer per jam.

Pada kecepatan 30 kilometer per jam dengan baterai dalam kondisi terisi penuh. Motor listrik Polytron Evo ini dapat menempuh jarak hingga 100 km.

Sedangkan untuk kecepatan lebih dari itu kemungkinan jarak tempuhnya mampu sampai 70 km.

Pengisian Baterai

Oleh karna itu pembeli jangan cemas dengan lamanya pengisian baterai. Lantaran, dari keadaan baterai nol sampai 100 persen cuma memerlukan waktu kurang lebih 4, 5 jam. Ini nyaris sama seperti pengisian baterai telepon genggam.

Tidak cuma itu, buat pemilik motor listrik yang sering lupa mencabut kabel disaat masih tersambung dengan aliran listrik pada saat mengisi daya baterai. Kini tidak butuh merasa takut lagi.

Karna kini telah ada peralatan otomatis yang bakal menghentikan pengisian baterai pada saat keadaan baterai telah terisi penuh.

Harga

Ada pula mengenai harga untuk satu unit motor listrik Polytron Evo ini, kamu cuma perlu menyiapkan dananya mulai dari harga Rp 28 jutaan.

Sementara itu untuk harganya, motor listrik produksi Kudus ini mulai menawarkan Rp 28 juta untuk per unitnya. Setelah itu statusnya OTR( on the road) Jakarta, Tangerang, Kudus, dan Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.